8 Game Terlarang Dengan Alasan Aneh

2
244
views
Games Terlarang Dengan Alasan Aneh

Artikel kali ini akan membahas game-game yang dilarang peredarannya di suatu negara karena suatu kebijakan yang bisa dibilang cukup aneh, dan terkadang cukup terlihat bodoh bagi para gamer diluar sana. Diarenakan dengan alasan yang sangat tidak relevan sama sekali. Langsung saja, Berikut ini game terlarang di berbagai negara dengan alasan yang cukup aneh.

1. Marc Ecko’s Getting Up (PS2, Xbox 360, PC – 2006) – Game Terlarang Dianggap Vandalisme

Marc Eckos Getting Up - Game Terlarang
Source:orig00.deviantart.net

Sebuah game yang pada eranya memiliki gameplay yang unik dan sangat fresh, dimana seorang anak muda menggunakan media graphic sebagai alat untuk melawan serta meruntuhkan sekelompok korup dan juga lawannya yang memakai anti-grafiti. Dengan tujuan untuk menutupi kasus pembunuhan ayah sang karakter utama. Mungkin terkesan tidak realistis ya, bagaimana sebuah media grafiti dapat menjatuhkan sebuah kekuasaan yang tentunya susah sekali.

Walaupun terkesan simple serta tak realistis, di negara Australia ini menjadi game terlarang banget peredaranya. Karena mereka menganggap game ini mendukung aksi Vandalisme dan bisa dijadikan alasan bagi para warganya untuk melakukan aksi grafiti dimana-mana.

Sepertinya mereka terlalu berlebihan dalam memikirkan hal tersebut. Padahal game ini diterima diseluruh dunia, dan aksi vandalisme sampai saat ini masih sama saja, bahkan seninya semakin bertambah.

2. Dead Rising 3 (XboxOne, PC – 2013) – Game Terlarang Dianggap Melakukan Pembunuhan

Dead Rising 3 Wallpaper
Source:images6.alphacoders.com

German adalah suatu negara dengan regulasi paling ketat di dunia dalam hal industri games. Dead Rising 3 menjadi game terlarang, tentunya merupakan salah satu korban keganasan regulasi negara tersebut. German mealarang game yang terdapat adegan serta fitur pembunuhan manusia ataupun seperti manusia. 

Zombie masuk ke kategori seperti manusia. Dan cuma karena berisikan banyak zombie, game Dead Rising 3 dilarang masuk ke negara German. Walaupun setelahnya game Gears of War 3 diperbolehkan masuk ke negara tersebut. Padahal kan musuhnya seperti manusia juga, logika yang aneh ya?

Namanya juga zombie, yang mengancam keselamatan umat manusia. Kenapa tidak boleh dibunuh? Padahal menggambarkan cara pertahanan yang dilakukan manusia jika suatu saat zombie benar-benar muncul.

3. Bully (PS2, PS3, PS4, X360, Wii, PC, Android – 2006) – Game Terlarang Dianggap Merusak Moral

Bully
Source:gamingcentral.in

Tentunya semua orang tua ingin anak-anak mereka terlindung dari konten yang dapat berdampak buruk terhadap perkembangan serta moral anak-anak mereka. Bully dinilai sebagai game yang merusak moral, dan banyak yang berusaha melarang peredaran game Bully di seluruh dunia.

Namun pada kenyataannya banyak yang memperbolehkan peredaraan Bully dengan alasan kebebasan dalam berseni. Namun tidak dengan negara Brazil yang tetap menjadikannya game terlarang. Negara tersebutlah yang hanya melarang peredaran game tersebut dengan alasan seting tempat yang ada di sekolah dan dinilai akan berdampak dengan adanya pandangan buruk anak-anak terhadap sekolah.

Cukup masuk akal memang, namun kan sudah ada aturan rating atau batasan usia untuk memainkannya. Dan game ini memang tidak ditujukan untuk anak-anak. Seharusnya orang-orang dewasa masih tetap bisa memainkannya, lebih bagus untuk membenahi regulasi peredarannya di negara. Bukannya malah melarang keberadaannya 100%.

4. Counter Strike (PC) – Game Terlarang Karena Suatu Tempat

Counter Strike
Source:store.steampowered.com

Ini salah satu kasus yang bisa dibilang lucu. Karena game Counter Strike dilarang peredarannya di negara Brazil, karena memiliki sebuah map atau lokasi yang bernama FAVELA atau bisa dibilang sebutan Brazil untuk sebuah kawasan kumuh yang biasa dipakai oleh para kriminal dan gangster di Brazil. Memang Favela merupakan salah satu tempat menakutkan bagi para turis saat berlibur ke Brazil. Karena memang tingkat kriminalnya yang bukan main. 

Hal tersebut yang membuat Counter Strike menjadi salah satu game terlarang di negara Brazil. Karena dinilai menjadi sebuah pertentangan kepada pemerintah dan mempromosikan public order, yang sepertinya tidak relevan sama sekali. Karena pada game Counter Strike hanya dijadikan sebuah tempat bertanding. Bahkan tidak adanya storyline, dan seharusnya menjadi sebuah kehormatan karena tema Brazil yang diangkat ke sebuah game yang jaya pada masanya.

Anehnya, Call of Duty Modern Warfare 2 yang ada Favela dan storyline malah dizinkan beredar di negara Brazil. Walaupun begitu, larangan game tersebut sudah dicabut karena gamers Brazil memiliki komunitas besar game Counter Strike dan akhirnya pemerintah mencabut larangan tersebu. Keren ya gamers Brazil.

5. Spec Ops: The Line (PS3, X360, PC – 2012) – Game Terlarang Dianggap Merusak Keindahan Kota

Spec Ops The Line
Source:cdn.wccftech.com

Bisa dibilang terkesan sangat sentimentil terkait pelarangan game yang satu ini. Game Spec Ops dilarang di Dubai dikarenakan menampilkan kota tersebut yang sudah hancur. Bahkan badan regulasinya melarang peredearan Demo Spec Ops, dan berdampak sampai jordania dan lebanon karena masih memakai regulasi yang sama. 

Sayang sekali, game sebesar Spec Ops dilarang peredarannya dikarenakan sebuah penggambaran fiksi sebuah lokasi. Padahal walaupun sudah hancur kotanya, kecantikannya masih terlihat dari berbagai arsitektur. Namun ya mau gimana, mungkin sultan-sultan dubai tidak biasa melihat hal tersebut. Cukup kasihan memang, karena studio game Spec Ops tidak akan menyangka sama sekali hal tersebut.

6. Football Manager 2005 (PC – 2005) – Game Terlarang Dianggap Merusak Kesatuan

Football Manager 2005

Kalau yang satu ini seperitnya pelarangan yang disebabkan sifat egois banget. Negara China berhasil menjadikan Football Manager 2005 sebagai salah satu game terlarang hanya karena menghadirkan Negara Tibet sebagai negara terpisah. Negara tersebut tidak terima dan menganggap bahwa Tibet itu ya adanya di negara China. Dan China menganggap game ini mengancam kesatuan negara tersebut dan kredibilitas mereka.

Berlebihan sepertinya, karena Football Manager sudah mengeluarkan edisi khusus untuk negara China. Namun tetap dilarang, mungkin karena pemain China sudah terlanjur memainkan game yang versi bahasa inggris.

7. Semua Game Kekerasan (Venezuela – 2009)

Venezuela
Source:www.theflagshop.co.uk

Untuk mengurangi angka kriminalitas, negara Venezuela mengambil langkah ekstrim cenderung ceroboh tanpa melakukan penelitian sama sekali menurut kami. Dimana mereka melarang seluruh game yang memiliki adegan kekerasan. Walaupun hanya sedikit saja, contohnya mario menginjak kura-kura atau jamur.

Intinya jika game tersebut dianggap membangkitkan rasa agresif oleh pemerintah, maka game tersebut akan dilarang beredar. Bahkan jika ada yang berani menjualnya akan dipenjarakan 3 sampai 5 tahun. Namun, yang menjual senjata api sungguhan hanya mendapatkan hukuman kurang dari 1 tahun. Regulasi yang sepertinya cukup WOW, dan cukup menyakitkan untuk para gamer di negara Venezuela.

8. SELURUH PERANGKAT GAMING (Geece – 2002 – 2005)

Greece Flag
Source:pixabay.com

Yunani menjadi negara yang bisa dibilang super extreme dengan regulasinya dalam menghadapi era globalisasi dan modernisasi. Mereka menilai angka perjudian online sudah terlalu tinggi di negara tersebut. Maka dari itu mereka mealarang seluruh  perangkat yang terdapat software dan mekanisme elektroniknya pada tahun 2002. Sehingga turis yang membawa GAMEBOY bisa dijebloskan ke penjara. 

Yang pada akhirnya European Union melakukan teguran terhadap negara tersebut. Karena dianggap mengambil langkah yang cukup bodoh. Dan akhirnya, regulasi tersebut dicabut 3 tahun setelahnya.

Baca juga : 6 Game Ramalan Masa Depan Yang Mengerikan!

Nah itulah kira-kira, beberapa kasus pelarangan sebuah game yang bisa dinilai cukup tidak relevan dalam kehidupan. Jangan lupa kunjungi google+ kami untuk mendapatkan info update terbaru.