Baru! 5 Fitur Android 9 Pie Adopsi Machine Learning

0
137
views

Google akhirnya memberi nama sistem Android terbaru buatan mereka dengan sebutan Android 9 Pie. Raksasa teknologi ini menyebut bahwa beberapa fitur baru yang dibuat sudah mengadopsi machine learning.

Machine learning merupakan cabang aplikasi dari Artificial Inteligence atau kecerdasaan buatan yang berfokus pada sebuah sistem yang mampu belajar sendiri tanpa harus di beri program ulang oleh manusia. 

Google sepertinya sudah banyak belajar dari versi Android sebelum-sebelumnya. Tentu fitur-fitur terbaru yang ditanamkan pada Android 9 Pie dan terkait dengan teknologi machine learning yang akan memberikan pengguna kemudahan dalam banyak hal.

Dengan hadirnya teknologi machine learning ke dalam Android 9 Pie. Google sendiri mengklaim, pengguna akan lebih merasakan penglaman baru. Tak hanya dalam efesien, akan tetapi akan lebih cepat dan lebih cerdas.

Baca juga : Android One Itu Apa? Apakah Kelebihannya?

Apa saja yang disematkan oleh Google untuk menambah fitur Android 9 Pie yang bersamaan dengan teknologi machine learning ini? Setidaknya ada 5 fitur baru di bawah ini.

Adaptive Battery

Adpative brightness & adaptive Battery Android 9
Source : cyberdynesystems.ai

Kehadiran fitur Adaptive Battery merupakan hasil dari kerja sama antara Google dengan Deepmind. Fitur baru ini memakai machine learning dalam memprioritaskan baterai yang digunakan oleh smartphone agar bisa mengoptimalkan aplikasi yang sering digunakan.

Oleh sebab itu, baterai yang terpasang akan dapat memiliki durasi waktu pakai yang lebih lama. Sangat menjanjikan bukan? Terutama bagi perangkat yang memiliki kapasitas baterai standar atau kecil.

App Actions

App Actions Android 9 Pie

Fitur Android 9 Pie yaitu App Actions bisa dikatakan merupakan cara baru meningkatkan visibilitas dan kredibilitas aplikasi yang digunakan oleh pengguna. Fitur ini memanfaatkan machine learning untuk menampilkan aplikasi pada waktu yang tepat, sesuai dengan kebiasaan pengguna.

Google juga menjanjikan fitur App Actions ini akan dibagikan kepada semua pengembang aplikasi. Dengan harapan, aplikasi-aplikasi tersebut dapat segera berjalan untuk keperluan App Actions.

Slices

Di situs Android Developer, disebut oleh Google bahwa Slice sengaja dibuat untuk membantu pengguna melakukan perintah lebih cepat. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan antarmuka yang mampu menampilkan konten yang lebih dinamis, kaya dan interaktif.

Yup! Slice berkaitan dengan aplikasi yang sering dipakai dan aplikasi itu akan terintegrasi dengan Google Assistant serta Google Search

Text Classifier & Smart Linkify

Dalam pengembangan Android 9 Pie ini, Google juga masih berinvoasi. Bisa dikatakan, tidak sedikit inovasi yang terus diluncurkan oleh Google agar sistem operasi mobile buatannya lebih nyaman untuk digunakan.

Baca juga : Android P Untuk Xiaomi Mi A1 ROM “Unofficial”

Salah satu inovasinya adalah memanfaatkan machine learning untuk mengidentifikasi entitas dalam konten atau teks input yang lebih banyak ragamnya. Salah satu contoh melalui API TextClassifier dapat mencatat data tanggal dan nomor penerbangan pesawat.

Baca juga : Android P Untuk Xiaomi Mi A1 ROM “Unofficial”

Sedangkan fitur Smart Linkify di Android 9 Pie membuat pengguna dapat memanfaatkan TextClassifier melalui Linkify, memperbanyak opsi tindakan yang diambil pengguna dengan lebih cepat. Selain itu, Smart Linkify juga memberikan peningkatan signifikan dalam akurasi serta kinerja.

Neural Networks API 1.1

Dalam pengembangan fitur Android 9 Pie, Google juga telah membuat Neural Networks API versi terbaru. Ini bertujuan untuk memperluas dukungan Android agar machine learning dapat lebih cepat dimuat ke sebuah perangkat.

Dengan dimuatnya Neural Networks 1.1, disebutkan ada sembilan dukungan untuk sistem operasi baru yang diperkenalkan. Yaitu Pad, BatchToSpaceND, SpaceToBatchND, Strided Slice, Tranpose, Mean, Sub, Div, dan Squeeze.

Sekian pembahasan terbaru fitur Android 9 Pie, apakah kamu sudah tidak sabar untuk mencicipinya? Yuk diskusikan dikomentar.